Pengguna autentikasi di alur terkelola sebelum aplikasi menerima authorization code.
Login terkelola untuk aplikasiyang butuh akses aman dengan cepat.
Daftarkan aplikasi, wajibkan PKCE, kumpulkan consent, terbitkan token, dan buka API pengguna berbasis scope tanpa membangun auth dari nol.
Gunakan login terkelola dan API pengguna berbasis scope sebagai profile provider terpusat, tempat banyak aplikasi meminta data pengguna tepercaya dari satu sumber.
- Authorization Code Flow
- OIDC
- Hanya S256
- PKCE
- profile, email, permissions
- Scopes
- /api/external/me
- API
- Tanpa client secret
- Consent terkelola
- Aplikasi dikelola admin
- client_id
- app_8f3a2b
- response_type
- code
- scope
- openid profile email
- redirect_uri
- /auth/callback
{
"sub": "user_123",
"email": "user@example.com",
"emailVerified": true,
"name": "Jane Developer"
}Semua yang dibutuhkan integrasi untuk login pengguna yang aman.
Login provider menggabungkan setup aplikasi oleh admin, alur pengguna terkelola, dan API yang sadar scope.
- code_challenge_method=S256
Public PKCE clients
Aplikasi menerima public client ID dan memakai Authorization Code Flow dengan PKCE. Client secret tidak diterbitkan untuk klien browser atau mobile.
- origin + redirect path = redirect URI valid
Kontrol redirect presisi
Admin mendaftarkan origin dan redirect path yang diizinkan agar callback otorisasi hanya menuju URL aplikasi yang dikenal.
- verifikasi email sebelum otorisasi selesai
Login dan verifikasi terkelola
Pengguna masuk, mendaftar, dan memverifikasi email di pengalaman login terkelola sebelum otorisasi selesai.
- metadata aplikasi publik
Consent dengan metadata aplikasi
Layar consent dapat menampilkan detail aplikasi terdaftar seperti nama, logo, deskripsi, dan scope yang diminta.
- openid wajib
API pengguna berbasis scope
Aplikasi memanggil /api/external/me dengan bearer access token dan hanya menerima field yang diizinkan oleh scope.
- Authorization: Bearer ACCESS_TOKEN
CORS siap browser
Origin browser terdaftar dapat memanggil token endpoint dan API eksternal dengan request bearer-token tanpa kredensial cookie.
- data profil lintas aplikasi
Profile provider terpusat
Banyak aplikasi meminta data profil bersama melalui scope, bukan mengumpulkan data pengguna yang sama berulang kali.
Satu profile provider untuk setiap aplikasi yang dipercaya pengguna.
Profile Provider memusatkan login, consent, dan API pengguna berbasis scope untuk banyak aplikasi: satu profil pengguna, satu sumber identitas tepercaya, dan satu tempat meminta data yang boleh diakses tiap aplikasi.
- Pengguna tidak perlu mengisi ulang data profil yang sama di setiap aplikasi.
- Tim tidak perlu membangun penyimpanan profil pengguna untuk setiap aplikasi baru.
- Admin mengelola akses aplikasi dari satu tempat.
- Scope menentukan kategori profil dan data yang bisa diakses setiap aplikasi.
Dari registrasi sampai profil pengguna dalam lima langkah.
- 01
Daftarkan aplikasi
Buat aplikasi di dashboard admin dengan origin, redirect path, scope, metadata tampilan, dan logo opsional.
- 02
Arahkan ke login terkelola
Kirim pengguna ke authorization endpoint dengan PKCE, state, nonce, redirect URI, dan scope yang diminta.
- 03
Verifikasi dan consent
Pengalaman terkelola menangani login, pendaftaran, verifikasi email, dan consent menggunakan metadata aplikasi terdaftar.
- 04
Tukar authorization code
Aplikasi menukar authorization code memakai PKCE verifier asli. Public PKCE client tidak mengirim client secret.
- 05
Panggil API eksternal
Gunakan access token untuk mengambil profil pengguna berbasis scope dari /api/external/me.
Alur login lengkap yang bisa dipercaya pengguna.
Pratinjau ilustratifTampilkan pengalaman login terkelola yang familiar, kumpulkan consent dengan jelas, dan berikan respons API yang terprediksi setelah login.
Acme Reports ingin mengakses akun Anda
- profile
- permissions
Consent terhubung ke metadata aplikasi terdaftar dan scope yang dipilih.
- client_id
- app_8f3a2b
- origin
- https://app.example.com
- redirect path
- /auth/callback
- scopes
- openid profile email
Admin mengatur origin, callback, scope, dan metadata yang dipakai setiap integrasi.
- email terverifikasi
- nama tampilan
- avatar
- permissions
{
"sub": "user_123",
"email": "user@example.com",
"emailVerified": true,
"name": "Jane Developer"
}Respons hanya berisi field yang diberikan oleh scope pada access token.
Dibangun untuk bentuk aplikasi yang umum.
- Baca resep SPA
React SPA
Gunakan PKCE di browser, origin terdaftar, dan panggilan bearer-token ke API eksternal.
- Baca resep backend
Backend Node.js
Simpan token di server sambil memberi browser hanya sesi aplikasi Anda.
- Baca resep mobile
Aplikasi mobile
Gunakan PKCE dengan HTTPS Universal Links atau Android App Links untuk menangani redirect.
Ingin mencobanya dengan aplikasi Anda?
Minta akses dan sertakan detail aplikasi yang dibutuhkan admin untuk mendaftarkan klien: perusahaan, origin, redirect path, scope, dan use case.
Mulai dari dokumentasi, atau minta akses untuk aplikasi terdaftar pertama Anda.
Provider ini siap untuk tim teknis yang membutuhkan jalur login terkelola, consent, dan API profil yang aman tanpa membangun platform dari nol.
Pertanyaan yang biasanya ditanyakan tim sebelum integrasi.
Jawaban ringkas tentang Public PKCE client, scope, panggilan API dari browser, dan cara data profil dibagikan lintas aplikasi.
Apakah aplikasi membutuhkan client secret?
Tidak. Aplikasi yang dibuat admin adalah Public PKCE client dan tidak menerima client secret.